Beasiswa BPPLN Kemenristek Dikti 2019 – 2020 Jenjang S3 di Luar Negeri

Pusat Informasi Beasiswa menyampaikan informasi tentang Beasiswa BPPLN Kemenristek Dikti 2019 – 2020 Jenjang S3 di Luar Negeri, semoga informasi ini bermanfaat


Program beasiswa pendidikan pascasarjana luar negeri (BPP-LN) kembali dibuka Kementerian Ristek Dikti tahun akademik 2019 – 2020. Seperti halnya beasiswa BPPDN, beasiswa BPPLN juga ditujukan bagi para dosen tetap baik PTN maupun PTS dalam naungan Kementerian Ristek Dikti. Bedanya beasiswa BPPLN khusus ditujukan untuk studi jenjang doktoral (S3) di luar negeri. Beasiswa BPPLN sendiri ditawarkan melalui Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti pada Kementerian Ristek Dikti.

Beasiswa BPPLN berlangsung selama 36 bulan dan dapat diperpanjang maksimum selama 2 semester. Adapun komponen beasiswa yang ditanggung BPPLN mencakup uang kuliah (tuition fee), biaya hidup, tunjangan biaya hidup untuk keluarga inti yang menyertai yang diberikan dari semester ketiga hingga keenam, tiket pp, biaya visa, dan asuransi kesehatan.

Selain itu disediakan juga biaya buku per semester, biaya kedatangan, biaya program khusus satu kali mengikuti seminar/konferensi di negara tujuan, bantuan biaya penulisan tugas akhir/tesis/disertasi, serta biaya pendaftaran ke universitas untuk negara-negara tertentu, seperti yang dalam letter of acceptance (LoA) atau letter of offer (LoO).Simak juga »

Persyaratan:
a. Dosen tetap Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, adalah dosen yang:
   • Memiliki NIDN, atau
   • Memiliki NIDK
b. Dosen tetap PTN yang sudah mendapat ijin dari pemimpin perguruan tinggi yang bersangkutan, atau dosen tetap PTS yang sudah mendapat ijin dari Lembaga layanan Pendidikan Tinggi Wilayah masing-­‐masing;
c. Bagi dosen tetap yang melamar program pendidikan S3 harus telah memiliki gelar S2 atau yang setara;
d. Tidak bisa menggunakan BPPLN untuk mendapatkan gelar kedua dalam strata yang sama;
e. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris (English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550 atau IBT minimal 73, atau IELTS minimal 6.0), atau TOEIC minimal 650, atau PTE (Pearson Test of English) minimal 50, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) atau memenuhi syarat pada butir “k”;
f. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana Bahasa pengantarnya bukan bahasa Inggris (non-English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5, atau TOEIC minimal 605, atau PTE minimal 42, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan);
g. Memiliki sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan;
h. Mempunyai usulan penelitian (research proposal);
i. Untuk dosen tetap, umur pelamar tidak lebih dari 47 tahun ketika mendaftar BPPP-LN;
j. Pelamar yang berstatus suami dan istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/ atau dibimbing oleh promotor yang sama.
k. Memiliki Unconditional Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO).

Pendaftaran: 
a. Proses pelamaran harus dilakukan secara daring (on-line), yaitu melalui laman Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti di http://beasiswa.ristekdikti.go.id/bppln. Tiap pelamar akan mendapatkan nomor registrasi (registration number) yang harus ditunjukkan ketika proses wawancara dan kata-sandi (password) yang dapat digunakan untuk login kembali ke sistem;
b. Melampirkan salinan ijazah dan transkrip (IPK) S2 yang telah dilegalisasir;
c. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris (English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550 atau IBT minimal 73, atau IELTS minimal 6.0), atau TOEIC minimal 650, atau PTE (Pearson Test of English) minimal 50, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) atau memenuhi ketentuan pada butir “j”;
d. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana Bahasa pengantarnya bukan bahasa Inggris (non-English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5, atau TOEIC minimal 605, atau PTE minimal 42, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan);
e. Untuk butir (c) dan (d), apabila perguruan tinggi luar negeri tujuan studi memiliki stadar dan syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/PTE yang lebih tinggi, maka syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/PTE dari perguruan tinggi yang dituju yang berlaku;
f. Melampirkan sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa Inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan;
g. Melampirkan usulan penelitian (research proposal) bagi pelamar program S3. Kerangka (out-line) usulan penelitian dapat dilihat pada Lampiran 5;
h. Melampirkan bukti sah sebagai dosen tetap di lingkungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, berupa NIDN;
i. Melampirkan surat ijin melamar BPPLN dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah bagi dosen PTS;
j. Melampirkan Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO) tak bersyarat dari perguruan tinggi tujuan studi;

Pendaftaran online Beasiswa BPPLN 2019 – 2020 dibuka hingga 30 April 2019. Pengumuman hasil seleksi administrasi, wawancara dan pelaksanaan lokakarya pra‐ keberangkatan dilakukan melalui laman resmi Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti (http://sumberdaya.ristekdikti.go.id). Sebelum melakukan pendaftaran, sebaiknya pelajari juga panduan beasiswa BPPLN yang tersedia di laman pendaftaran online beasiswa BPPLN di atas. Tertera juga daftar universitas beasiswa BPPLN 2019 serta format usulan penelitian yang diperlukan. Semoga berhasil!

Kontak:
Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia
Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti
Gedung D Lantai 5, Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu,Senayan, Jakarta Pusat 10270
e: [email protected] | [email protected]

525 Total Views 2 Views Today

Anda Ingin Melakukan Polling, Silahkan di PollingKita.com