Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Beasiswa KNB 2026 Telah Dibuka, Ini Cara Daftar dan Syarat Utamanya Sebagai berikut:
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) tahun 2026 pada Senin (2/2/2026). Program ini menyediakan bantuan pembiayaan studi untuk jenjang S1, S2, dan S3 bagi warga negara asing yang ingin menempuh pendidikan di berbagai universitas di Indonesia.
Beasiswa KNB 2026 bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia di negara-negara berkembang. Selain itu, program ini dilaksanakan untuk mendorong pertukaran budaya yang lebih mendalam antarnegara.
Dokumen Persyaratan Beasiswa KNB 2026
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan pada laman resmi, calon pelamar wajib melengkapi sejumlah dokumen administrasi. Dokumen tersebut meliputi surat penawaran beasiswa KNB, paspor resmi, daftar riwayat hidup (CV), serta sertifikat tes kemampuan bahasa Inggris bagi pelamar dari negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama.
Pelamar juga harus menyertakan surat rekomendasi dari atasan atau supervisor langsung serta surat rekomendasi akademik dari institusi pendidikan sebelumnya. Sertifikat akademik, transkrip nilai, laporan kesehatan, dan pernyataan tujuan studi di Indonesia juga menjadi komponen wajib dalam berkas pendaftaran.
Khusus bagi pelamar program doktoral (S3), diwajibkan menyertakan surat rekomendasi dari calon pembimbing penelitian di salah satu universitas mitra KNB. Seluruh dokumen ini harus disiapkan sebelum memulai proses pendaftaran daring.
Syarat Khusus Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Jenjang Sarjana (S1)
Calon pelamar program S1 diwajibkan berusia maksimal 21 tahun per 31 Desember 2026 dan memiliki ijazah SMA atau sederajat. Pelamar harus memenuhi standar nilai bahasa Inggris, yaitu TOEFL ITP 477, TOEFL IBT 53, IELTS 5,5, atau TOEIC 510.
Selain dokumen akademik, pelamar harus memperoleh rekomendasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan pemberi kerja jika sudah bekerja. Syarat lain mencakup pembuatan video perkenalan berdurasi minimal 5 menit dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia yang diunggah ke YouTube.
Pelamar S1 juga diwajibkan bebas dari penyakit menular dan narkoba, tidak sedang menjalani wajib militer, serta bersedia tidak menikah selama masa pendidikan. Bukti kewarganegaraan harus dibuktikan melalui paspor yang masih berlaku.
Jenjang Magister (S2)
Untuk jenjang S2, batas usia maksimal pelamar adalah 35 tahun per 31 Desember 2026 dengan latar belakang pendidikan sarjana. Standar kemampuan bahasa Inggris yang ditetapkan adalah TOEFL ITP 500, TOEFL IBT 61, IELTS 6,0, atau TOEIC 575.
Pelamar diwajibkan melampirkan ijazah dan transkrip nilai sarjana serta rekomendasi dari KBRI dan pemberi kerja. Serupa dengan jenjang lainnya, pelamar harus mengunggah video profil berdurasi minimal 5 menit ke platform YouTube.
Syarat tambahan bagi pelamar magister adalah pernyataan kesediaan untuk tidak hamil selama menjalani masa pendidikan. Pelamar juga harus dinyatakan bebas dari penyakit menular, narkoba, dan tidak sedang dalam penugasan militer.
Jenjang Doktoral (S3)
Pelamar program doktor harus berusia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2026 dan telah memiliki gelar magister. Skor kemampuan bahasa Inggris yang dibutuhkan meliputi TOEFL ITP 530, TOEFL IBT 71, IELTS 6,0, atau TOEIC 640.
Selain ijazah dan transkrip nilai lengkap (S1 dan S2), pelamar wajib mengirimkan proposal disertasi dan mendapatkan rekomendasi dari calon pembimbing penelitian. Rekomendasi akademik dari sekolah asal serta rekomendasi dari atasan juga menjadi syarat mutlak.
Pelamar S3 diwajibkan mengunggah video profil berdurasi minimal 5 menit dan memenuhi syarat kesehatan. Aturan mengenai larangan menikah selama masa pendidikan serta bebas dari wajib militer juga berlaku untuk jenjang ini.
Prosedur Pendaftaran dan Seleksi
Proses pendaftaran dimulai dengan mengunduh formulir surat yang telah disediakan pada laman resmi knb.kemdiktisaintek.go.id. Calon pelamar kemudian harus menghubungi pihak Kedutaan Besar Indonesia di negara masing-masing untuk menyerahkan dokumen yang diperlukan.
Setelah menyerahkan dokumen ke Kedutaan, pelamar mengisi data diri secara lengkap melalui sistem yang tersedia. Tahapan seleksi beasiswa ini terdiri dari seleksi administratif, penilaian akademik, sesi wawancara, hingga tes psikologi.
Hasil seleksi akhir akan diumumkan secara transparan melalui situs resmi beasiswa KNB. Seluruh keputusan hasil seleksi bersifat mutlak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jadwal Penting Beasiswa KNB 2026
Pendaftaran beasiswa KNB 2026 dibuka mulai 2 Februari hingga 31 Maret 2026. Setelah masa pendaftaran ditutup, proses verifikasi data oleh Kedutaan Besar Indonesia akan berlangsung pada 6-17 April 2026.
Tahapan selanjutnya adalah verifikasi data oleh Direktorat Urusan Kelembagaan pada 20-30 April 2026, diikuti dengan seleksi akademik pada 4 Mei hingga 12 Juni 2026. Pengumuman penerima beasiswa dijadwalkan pada 19 Juni 2026, sementara pendaftaran ulang dilakukan pada 22-26 Juni 2026.
Informasi mengenai pendaftaran dan prosedur teknis beasiswa Kemitraan Negara Berkembang 2026 tersebut dipublikasikan melalui laman resmi knb.kemdiktisaintek.go.id.
Demikian kami sampaikan informasi Beasiswa KNB 2026 Telah Dibuka, Ini Cara Daftar dan Syarat Utamanya semoga bermanfaat.
Web Populer: Biaya | Info Kerja | Polling | Berita | Lowongan Kerja
