Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Beasiswa Mahasiswa Diperluas, Prabowo Prioritaskan Sains dan Teknologi Sebagai berikut:
Presiden Prabowo Subianto menginginkan jumlah mahasiswa penerima beasiswa diperbanyak sehingga Presiden pun memerintahkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk membuat formulasi baru yang dapat menambah jumlah penerima beasiswa.
Persoalan mengenai biaya kuliah dan beasiswa itu menjadi topik yang turut dibahas dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dengan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor dari perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta se-Indonesia di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis.
“(Soal biaya kuliah, red.) salah satunya (yang dibahas, red.). Jadi, dilaporkan juga kepada Bapak Presiden berapa jumlah adik-adik mahasiswa sekarang yang sedang belajar. Jadi, kurang lebih ada sekitar 9,9 juta, kemudian berapa yang sudah mendapatkan beasiswa dalam berbagai bentuk, salah satunya misalnya KIP yang baru 1,1 juta penerima,” kata Prasetyo, yang juga Juru Bicara Presiden RI saat jumpa pers selepas pertemuan Presiden Prabowo dengan para guru besar di Istana, Jakarta, Kamis sore.
“Nah, di situlah juga Bapak Presiden memberikan arahan untuk kepada kami, terutama Mendiktisaintek dan kami sebagai Mensesneg untuk mencoba menghitung ulang, memformulasikan ulang bagaimana memperbesar sebanyak-banyaknya penerima beasiswa,” sambung Prasetyo.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden kemudian memberikan arahan alokasi untuk penerima beasiswa LPDP juga diprioritaskan untuk mereka yang mengambil studi bidang sains, teknologi, rekayasa (engineering), dan matematika (STEM).
“Beliau memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi, Beliau (Presiden, red.) sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80 persen, karena kita memang konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan kita terlebih dahulu di dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Prasetyo.
Di halaman tengah Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis, Presiden Prabowo beraudiensi dengan 1.200 guru besar bidang sosial dan humaniora (soshum), dekan-dekan, rektor serta pimpinan perguruan tinggi.
Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menyampaikan taklimatnya untuk para pimpinan perguruan tinggi, kemudian juga mengumumkan penambahan besaran pagu dana riset hingga Rp4 triliun atau 50 persen dari angka semula Rp8 triliun sehingga total pagu pada tahun 2026 mencapai Rp12 triliun.
Terkait tambahan dana riset itu, Prasetyo menyatakan kebijakan tersebut berlaku pada tahun 2026.
“Tahun ini (berlaku, red.). Jadi diminta untuk ya masuk di tahun anggaran 2026,” kata Prasetyo.
Demikian kami sampaikan informasi Beasiswa Mahasiswa Diperluas, Prabowo Prioritaskan Sains dan Teknologi semoga bermanfaat.
Web Populer: Biaya | Info Kerja | Polling | Berita | Lowongan Kerja
Bikin Polling di PollingKita.com, Informasi Lowongan Kerja di www.InfoKerja.net, Informasi Biaya di www.Biaya.info
