5 Langkah Meningkatkan Critical Thinking Skill


Bersama ini kami sampaikan informasi Artikel 5 langkah meningkatkan Critical Thinking Skill, Berikut ini:

Pada era modern, ini kita sering kali dihadapkan dengan berbagai masalah pada beberapa sektor. Kita sebagai masyarakat yang tentunya ingin selalu produktif dan menghasilkan karya. Akan tetapi, tentunya harus memiliki salah satu kemampuan yang bernama critical thinking.

Kemampuan ini tentunya sangat dibutuhkan oleh siapa pun. Sayangnya, tidak semua orang mampu meningkatkan kemampuan ini. Tapi jangan khawatir, dilansir College Info Geek, kamu bisa melatihnya dengan hal-hal sederhana, seperti lima tahapan di bawah ini kok.

1. Baca buku atau literatur dengan tema apapun yang kamu suka

Kamu bisa membaca buku dengan topik favoritmu. Hal ini karena kamu bisa lebih memahami isi yang dibaca karena sesuai dengan minat. Kamu pun bisa membaca buku fiksi, nonfiksi, artikel, komik, bahkan jurnal. Yang terpenting kamu harus suka melakukan aktivitas membaca itu sendiri.

Menurut jurnal yang diterbitkan oleh Feng Chia University tentang critical thinking, membaca literatur, terutama buku memiliki dampak yang bagus pada pembentukan kemampuan berprikir kritis. Seperti yang telah dijelaskan sebagai berikut: “Literature-based reading has an important effect on the development of critical thinking. A reader must recognize patterns within text, fit the details into these patterns, then relate them to other texts and remembered experiences.”

2. Beri tanda atau coretan dan tanyakan dalam dirimu di setiap hal yang menarik perhatian

Memberi markah pada hal yang kamu pertanyakan, juga hal yang penting lho. Saat membaca, kamu pasti menemukan hal-hal yang menarik perhatian di dalam bacaan, entah karena tidak paham atau merasa terhubung dengan bacaan. Nah, jika tidak paham ada baiknya memberi tanda pada bagian yang kamu rasa membingungkan.

Baca Juga:   Emang beda ya Antara American Dan British English? Tentu Beda.

Kamu bisa menandainya dengan cara melipat halamannya atau mungkin menyoretnya dengan pena. Semua bergantung pada kenyamanan dirimu sendiri. Bagi yang tidak suka dengan coretan atau lipatan bisa dong menggunakan sticky notes. Mudah bukan?

3. Setelah selesai membaca, berdiskusilah bersama orang lain untuk menemukan jawaban atas pertanyaanmu sendiri

Tidak ada salahnya bertanya pada diri sendiri dan menjawabnya sendiri sebab kita semua memang makhluk yang diberi akal dan pikiran. Nah, akan tetapi ada baiknya kamu bertukar pikiran dengan orang lain melalui diskusi. Kamu bisa bertanya pada orang lain agar mampu mendapatkan sudut pandang atau perspektif yang lain.

Mereka bisa dari anggota keluarga, teman, sahabat, guru, atau mungkin dosen. Tidak masalah siapa mereka, yang jelas pasti masing-masing orang memiliki perspektifnya sendiri. Dengan bertanya dan berdiskusi, kamu bisa mengetahui pola pikir orang lain dan menjadi orang yang lebih berpikiran terbuka.

Baca Juga:   7 Tips Menjual Barang Bekas Online

4. Sudah mendapat jawaban? Rangkailah jawaban menjadi esai

Diskusi panjang sudah dilakukan, tentunya jawaban juga didapatkan. Ada baiknya jawaban-jawaban yang pas bisa dirangkai menjadi esai. Tujuannya agar kamu bisa ingat hasil diskusi dan tidak mudah hilang melayang hanya dalam pikiran begitu saja.

Selain itu menulis juga butuh ketelatenan, ketelitian, dan pencarian ide yang cemerlang. Merangkai dari poin-poin menuju paragraf yang panjang juga tidak sepenuhnya mudah. Oleh karena itu merangkai esai dari jawaban atau hasil diskusi juga melatihmu untuk menulis dan memperkaya ide.

5. Publikasikan esai dan mintalah masukan ke orang lain

Setiap orang pasti memiliki media sosial meskipun hanya satu saja. Kamu bisa memanfaatkan media sosial secara optimal dengan cara mengunggah karya-karyamu. Esai pun juga merupakan karya. Kamu bisa mengunggahnya ke situs website pribadi. Namun dengan mengunggahnya saja juga tidak cukup, kamu tentu memerlukan feedback. Jika tidak cukup percaya diri mengunggah secara publik, bisa kok meminta saran melalui teman terdekat dan meminta tanggapan.

Baca Juga:   5 Perbedaan Ilmu Bimbingan Konseling dengan Psikologi

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

1131 Total Views 6 Views Today

Bikin Polling di PollingKita.com, Informasi Lowongan Kerja di www.InfoKerja.net, Informasi Biaya di www.Biaya.info