5 Perbedaan Orientasi di Indonesia dengan Luar Negeri


Bersama ini kami sampaikan informasi Artikel 5 perbedaan orientasi di Indonesia dengan luar negeri , Berikut ini:

Kalender pendidikan di Indonesia tengah memasuki awal tahun ajaran baru. Nah, dalam momen ini biasanya kampus-kampus yang ada di Indonesia, mengadakan masa Orientasi Pengenalan Kampus atau yang lebih dikenal ospek.

Namun, masa orientasi atau ospek ini pada dasarnya tidak hanya berlaku di kampus Indonesia saja. Universitas di luar negeri pun mengadakan hal yang sama sebagai bentuk penyambutan mahasiswa baru di kampus mereka.

Hanya saja, terdapat beberapa perbedaan konsep ospek di Indonesia dan di luar negeri sehingga terkadang banyak anggapan jika ospek di luar negeri lebih baik daripada ospek di Indonesia. Lantas, apa saja perbedaan ospek di Indonesia dan luar negeri? Simak ulasannya berikut ini.

1. Tidak ada senioritas

Meskipun acara pengenalan kampus biasa dipegang oleh organisasi mahasiswa, akan tetapi momen ospek seharusnya jauh dari kata menakutkan. Sayang, di Indonesia mahasiswa lama yang tergabung dalam organisasi mahasiswa kerap menyalahgunakan kesenioran mereka.

Mulai dari sok galak, sok jadi tukang perintah, teriak-teriak untuk menekan, dan sebagainya. Hal ini jelas sangat terbalik dengan ospek yang ada di luar negeri.

Baca Juga:   Program S2 Magister Manajemen Sistem Informasi Universitas Gunadarma (UG) Jakarta

Kebanyakan senior di sana tidak akan memedulikan apakah seorang mahasiswa baru atau bukan. Yang jelas, jika kamu membutuhkan informasi mengenai kampus atau program studi yang sedang dijalani, mereka akan bersedia untuk membantu.

2. Ospek di luar negeri lebih mengacu kepada pembekalan informasi seputar kampus

Baru-baru ini, tersiar kabar mengenai ospek di salah satu kampus di Indonesia yang dengan gamblang membentak salah satu mahasiswa baru karena hal yang sepele. Dari hal ini, masyarakat umum pun sudah dapat menilai jika ada kesenjangan antara ospek di Indonesia dengan ospek di luar negeri.

Jika diamati lebih mendalam, ospek di kampus Indonesia lebih mengacu kepada acara mahasiswa senior yang ingin unjuk gigi dan meraih kepopuleran. Alih-alih memberi informasi dan membimbing para junior, mereka bisa memberi cacian, perintah, dan hal lain yang dapat membuat mahasiswa baru merasa takut hingga stres.

Sebaliknya, ospek di luar negeri biasanya ditujukan kepada acara pemberian informasi sebanyak mungkin yang dibutuhkan oleh mahasiswa baru agar mereka dapat mengetahui pola kehidupan kampus yang sebenarnya.

Baca Juga:   Program S1 Kelas Karyawan Teknik Elektro Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta

3. Tidak disuruh membuat atau membawa prakarya apa pun

Suasana ospek di Indonesia umumnya sangat identik dengan warna-warni prakarya sebagai tanda pengenal bagi mahasiswa baru. Sayangnya, hal ini terkadang justru dimanfaatkan untuk membuat repot dan mempermalukan mahasiswa baru itu sendiri.

Berbeda dengan ospek di luar negeri, kamu tak akan melihat hal semacam itu karena mereka tak memberikan perintah untuk membuat prakarya bagi mahasiswa baru. Bahkan, mereka hanya disuruh datang ke kampus untuk mengikuti seminar dengan pakaian bebas yang sopan.

4. Ospek di luar negeri justru jadi momen untuk bersenang-senang

Terkadang, ospek yang dilakukan oleh perguruan tinggi di Indonesia dipenuhi dengan segelintir tugas yang membebani para mahasiswa baru. Sedangkan, masa ospek di luar negeri justru diisi dengan rangkaian festival dan hiburan sederhana.

Mulai dari pembukaan stand informasi terkait unit kegiatan mahasiswa dan beasiswa, hingga berbagai pertunjukan, seperti musik, teater, dan kompetisi olahraga. Pada hari terakhir masa ospek, biasanya perguruan di luar negeri mengadakan pesta penyambutan mahasiswa baru di kampus yang cukup meriah.

Baca Juga:   Beasiswa Mahaghora Program D4 dan S1, Deadline 6 November 2020

5. Tidak diwajibkan untuk mengikuti ospek

Berbeda dengan perguruan tinggi di Indonesia yang mewajibkan ospek, perguruan tinggi di luar negeri justru tak mewajibkan mahasiswa baru ikut kegiatan ini. Bahkan, mahasiswa baru yang tidak mengikuti ospek pun tidak akan diberikan hukuman.

Akan tetapi, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ospek di luar negeri ini biasanya diadakan untuk memberikan beragam informasi seputar kampus. Jadi, alih-alih kena omelan kakak tingkat karena tak ikut ospek, di luar negeri kamu justru akan sangat merugi karena kehilangan banyak informasi yang dibutuhkan.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

1866 Total Views 7 Views Today

Bikin Polling di PollingKita.com, Informasi Lowongan Kerja di www.InfoKerja.net, Informasi Biaya di www.Biaya.info