8 Tips Memilih Jurusan Kuliah di Luar Negeri


Bersama ini kami sampaikan informasi 8 Tips Memilih Jurusan Kuliah di Luar Negeri, Berikut ini:

Pendidikan merupakan aset penting yang dapat diberikan orang tua kepada anak-anaknya. Tentunya setiap orang tua ingin anaknya bersekolah dengan pendidikan terbaik. Untuk memenuhi harapan tersebut, banyak orang tua yang menyekolahkan anaknya ke luar negeri untuk menempuh pendidikan S1, S2 bahkan S3. Berikut ini beberapa tips bagi Kamu yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.

1. Memilih Jurusan

Jika Kamu tidak tahu bidang studi mana yang ingin Kamu pelajari, Kamu dapat bertanya kepada diri sendiri terlebih dahulu tentang bidang yang Kamu minati untuk mempelajarinya lebih lanjut? Bagaimana Kamu ingin berkarir setelah lulus kuliah?

Jika Kamu dapat menjawab dua pertanyaan di atas, konsultasikan dengan guru atau orang tua Kamu untuk mengarahkan mereka ke arah yang sesuai dengan minat Kamu. Pertanyaan yang sama juga untuk Kamu yang ingin melanjutkan studi di tingkat pascasarjana, karena biasanya program master lebih spesifik untuk apa yang Kamu pelajari atau bahkan perlu terlibat dalam penelitian.

Baca Juga:   Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Jakarta

2. Tentukan Negara yang Dituju

Negara tujuan ini akan berdampak pada biaya pendidikan, biaya hidup bulanan, bahasa yang digunakan dan iklim. Setiap negara juga memiliki kurikulum yang berbeda.

3. Tentukan Universitas
Setelah Kamu menentukan negara tujuan, keputusan selanjutnya adalah universitas mana yang ingin Kamu tuju. Terlepas dari apakah universitas tersebut adalah salah satu universitas terbaik di negara atau di dunia.

Apakah program studi yang diinginkan tersedia di universitas? Setiap universitas memiliki layanan e-mail untuk konsultasi, yang terbaik adalah menanyakan secara detail tentang hal-hal yang ingin Kamu ketahui melalui e-mail.

4. Mempersiapkan Persyaratan
Setiap universitas memiliki persyaratan yang berbeda. Beberapa meminta nilai tes bahasa Inggris yang tinggi, yang lain menerima nilai yang sedikit rendah. Jika universitas target berbicara bahasa asing selain bahasa Inggris, silahkan tanyakan apakah tes bahasa lokal harus diambil atau kuliah bisa dalam bahasa Inggris?

Baca Juga:   5 Tips Kuliah Sambil Bekerja agar Tidak Keteteran dan Karier Cemerlang

Beberapa universitas juga meminta nilai tes yang lebih detail seperti tes GRE dan tes GMAT sebagai persyaratan masuk universitas.

5. Biaya Kuliah
Besarnya biaya kuliah juga tergantung pada universitas yang dipilih. Ada universitas yang biaya kuliahnya gratis dan ada juga yang dibayar.

6. Fasilitas Kuliah
Fasilitas kelas yang membutuhkan perhatian antara lain perumahan siswa, laboratorium, perpustakaan, fasilitas olah raga, klinik, dan lainnya. Perhatikan juga kualitas dosen yang menyelenggarakan perkuliahan, atau apakah dosen tersebut aktif terlibat dalam penelitian dan publikasi jurnal internasional.

7. Pertimbangan Durasi Kuliah
Setiap jurusan tentunya memiliki durasi perkuliahan yang berbeda. Secara umum, dibutuhkan waktu 3-4 tahun untuk menyelesaikan studi sarjana di luar negeri. Tentunya, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk lulus, semakin banyak uang yang harus dikeluarkan untuk biaya pemeliharaan dan pendidikan. Jadi pastikan untuk menghabiskan waktu Kamu.

Baca Juga:   Biaya Kuliah Universitas Winaya Mukti (UNWIM) Bandung

8. Prospek Karir
Apakah Kamu mendapatkan prospek karier yang bagus setelah menyelesaikan program pilihan Kamu? Apakah universitas bekerja sama dengan perusahaan untuk merekrut lulusan universitas untuk magang? Ini harus ditanyakan oleh universitas.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

 

1502 Total Views 3 Views Today

Bikin Polling di PollingKita.com, Informasi Lowongan Kerja di www.InfoKerja.net, Informasi Biaya di www.Biaya.info